Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Ini Dia Tanaman yang Cocok Tumbuh di Tanah Pegunungan, Wajib Dicoba!

Ini Dia Tanaman yang Cocok Tumbuh di Tanah Pegunungan, Wajib Dicoba!

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanaman yang cocok ditanam di tanah pegunungan adalah seperti sayuran dan buah-buahan. Pertanian di wilayah pegunungan sangat potensial untuk menanam berbagai jenis buah-buahan dan sayuran karena tanahnya yang cocok.

Karena itu, tidak mengherankan jika wilayah pegunungan memiliki potensi besar dalam hasil pertanian Indonesia.

Terlebih lagi, Indonesia memiliki banyak pegunungan yang tanah pertaniannya masih terjaga dengan baik.

Tanah pegunungan seringkali memiliki kondisi yang berbeda dengan tanah dataran rendah, seperti kandungan nutrisi yang berbeda, tekstur tanah yang kasar, serta suhu dan kelembaban yang berfluktuasi.

Oleh karena itu, diperlukan pemilihan tanaman yang tepat agar bisa tumbuh dengan baik di tanah pegunungan.

Inilah beberapa tanaman yang cocok untuk ditanam di tanah pegunungan, yaitu:

  • Sayuran

Beberapa jenis sayuran seperti kentang, wortel, kubis, brokoli, dan kembang kol sangat cocok ditanam di tanah pegunungan.

Tanah pegunungan yang kasar dan kaya akan mineral sangat cocok untuk tanaman sayuran yang memerlukan nutrisi yang cukup banyak.

  • Buah-Buahan

Buah-buahan seperti apel, pir, stroberi, dan blueberry cocok untuk ditanam di tanah pegunungan.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (3)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Magang

      Pastikan Kerjasama Berjalan, Kementerian Pertanian Kunjungi Calon Lokasi Magang di Jepang

      • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melakukan kunjungan dalam rangka menindaklanjuti kerjasama dengan JA Hokkaido, Jepang pada 17-23 Juni 2023. Kegiatan ini merupakan kunjungan untuk melihat calon lokasi magang di bidang pendidikan pertanian. Kerjasama yang dilakukan antara BPPSDMP dengan JA Hokkaido meliputi magang bagi mahasiswa dan alumni Politeknik Pembangunan […]

    • Puluhan Ribu Petani dan Penyuluh Hadir di Soreang, Mentan Amran: Kalian adalah Pahlawan Pangan Indonesia

      Puluhan Ribu Petani dan Penyuluh Hadir di Soreang, Mentan Amran: Kalian adalah Pahlawan Pangan Indonesia

      • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      Soreang (6/11) – Kementerian Pertanian menyelenggarakan Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani Wilayah Jawa Barat. Kegiatan yang dihadiri Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman ini ditujukan untuk memaksimalkan dukungan penyuluh dan petani dalam peningkatan produksi padi dan jagung di Provinsi Jawa Barat untuk kebutuhan Nasional. Mentan Amran menyebut bahwa Petani dan Penyuluh adalah pahlawan pangan Indonesia. […]

    • Daftar hewan ternak sebagai penyumbang atau yang paling berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca, ada sapi, domba, kambing, babi dan ayam.

      Hewan Ternak Teratas Penyumbang Emisi Gas Rumah Kaca, Ini Peran dan Dampaknya dalam Perubahan Iklim

      • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Inilah empat hewan ternak penyumbang emisi gas rumah kaca. Sektor peternakan memiliki peran krusial dalam menyediakan pasokan pangan dan membantu perekonomian. Meskipun demikian, dampak peternakan pada emisi gas rumah kaca turut memberikan kontribusi pada perubahan iklim global yang semakin mengkhawatirkan. Ternyata, beberapa hewan ternak seperti sapi dan kambing merupakan penyumbang utama emisi gas rumah kaca. […]

    • Strategi Tanam Bawang Merah di Musim Hujan, Hasil Tinggi dengan Perawatan Efisien

      Strategi Tanam Bawang Merah di Musim Hujan, Hasil Tinggi dengan Perawatan Efisien

      • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Selama ini musim hujan sering dianggap waktu yang “kurang bersahabat” untuk menanam bawang merah. Risiko penyakit tinggi, lahan becek, dan umbi rawan busuk membuat banyak petani memilih menunggu musim kemarau. Namun di tangan petani yang tepat, musim hujan justru berubah menjadi ladang peluang. Budidaya bawang merah yang dipraktikkan petani bawang di Kecamatan Tempel, […]

    • Amran Sulaiman

      Mentan Ajak Petani dan Penyuluh Lanjutkan Swasembada Pangan

      • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      BANYUASIN – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengajak para insan pertanian untuk melanjutkan swasbada pangan seperti yang pernah dilakukan tahun 2019-2020. Hal itu disampaikan Mentan saat mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan – Pembangunan Pertanian (SMKPP) Negeri Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (13/11/2023). Dalam kunjungan yang juga dihadiri Pj Gubernur Sumatera Selatan A. Fatoni. dan Anggota DPD […]

    • Penelitian terbaru oleh ICP, polusi udara menyebabkan panen global berkurang. Untuk kedelai, dampak penurunannya hingga 6-16%.

      Polusi Udara Bisa Ancam Produksi Kedelai Global, Tahu dan Tempe Terancam Punah? Ini Faktanya

      • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Polusi udara merupakan salah satu masalah lingkungan yang paling serius di dunia. Polusi udara dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit pernapasan, penyakit kardiovaskular, dan kanker. Namun, polusi udara juga dapat berdampak negatif pada tanaman, termasuk tanaman pangan. Hal ini dapat menyebabkan penurunan hasil panen dan kerugian ekonomi yang signifikan. Ozon di permukaan tanah merupakan […]

    expand_less