Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Presiden Prabowo Pimpin Panen Serentak di 14 Provinsi, Produksi Beras Tertinggi dalam 7 Tahun: Petani Adalah Pahlawan Bangsa

Presiden Prabowo Pimpin Panen Serentak di 14 Provinsi, Produksi Beras Tertinggi dalam 7 Tahun: Petani Adalah Pahlawan Bangsa

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Majalengka (7/4) – Beberapa hari setelah Idul Fitri, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung Panen Raya Nasional di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari panen serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota, sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Presiden Prabowo Pimpin Panen Serentak di 14 Provinsi. (Humas Polbangtan Gowa)

Data Kerangka Sampel Area (KSA) BPS mencatat bahwa pada April 2025, potensi luas panen nasional mencapai 1.595.583 hektare, dengan estimasi produksi sebesar 8.631.204 ton gabah kering giling (GKG) atau setara 4,97 juta ton beras. Secara kumulatif, produksi Januari–April 2025 tercatat 13.948.785 ton GKG, angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap capaian ini yang menurutnya merupakan hasil dari kerja keras para petani serta sinergi lintas sektor. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini bukan semata capaian teknis, namun juga keberhasilan moral dan sosial.

“Saya ingin sampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bekerja keras, para Menteri, Panglima TNI, Kapolri, jajaran pemerintah, dan tentu saja para petani. Saudara-saudara petani adalah tulang punggung bangsa. Tanpa pangan, tidak ada negara. Tanpa pangan, tidak ada NKRI,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga menyatakan kebahagiaannya karena pada Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, harga-harga pangan terkendali, stabil, dan terjangkau. Ia menilai keberhasilan ini merupakan buah dari kerja nyata seluruh jajaran pemerintahan dan para petani di seluruh pelosok negeri.

“Banyak negara saat ini kekurangan beras, harga pangan menjulang. Bahkan di negara terkaya sekalipun, telur langka. Tapi kita, Alhamdulillah, sekarang ekspor telur dan harganya turun. Ini berkat kerja keras semua pihak. Ini hasil kebijakan yang masuk akal dan kesungguhan kita untuk membela rakyat,” tambah Presiden.

Empat belas provinsi utama seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Yogyakarta, Sumatera Selatan, Aceh, Lampung, Sumut, Kalbar, Kalteng, Kalsel, NTB, dan Sulsel tercatat menyumbang hampir 91,42% produksi nasional bulan ini. Dengan luas panen 1,43 juta hektare dan produksi 7,89 juta ton GKG, wilayah ini menjadi tulang punggung produksi nasional. Jawa Timur menjadi penyumbang terbesar, disusul Jawa Barat dan Jawa Tengah. Di luar Pulau Jawa, kontribusi tertinggi berasal dari Sulsel, Lampung, dan NTB.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti pada capaian ini. Program strategis seperti cetak sawah, distribusi pupuk, teknologi pertanian, dan koperasi desa akan terus diperluas untuk mendorong kemandirian pangan.

“Saya ingin jadi Presiden yang berhasil menjaga harga pangan. Saya ingin rakyat kita menikmati protein yang cukup, harga yang terjangkau. Kita ingin desa punya gudang, cold storage, apotek murah, dan truk pengangkut hasil panen. Kita ingin petani hidup makmur,” ujarnya penuh semangat.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang hadir mendampingi Presiden menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kebijakan yang tepat dan keberpihakan Presiden terhadap sektor pertanian.

“Terima kasih dari petani Indonesia. Harga gabah naik Rp6.500 per kilogram. Dan ini kebahagiaan petani seluruh Indonesia. Ada 100 juta petani yang berterima kasih kepada Bapak Presiden. Kemudian juga terima kasih atas kebijakan pupuk yang lebih sederhana. Tadi kami keliling, petani berterima kasih karena mendapatkan pupuk lebih mudah dibanding sebelumnya,” ujar Mentan Amran.

Ia menambahkan, sebelumnya distribusi pupuk memerlukan tanda tangan dari 12 menteri, 38 gubernur, dan 500 wali kota/bupati. Namun kini, berkat Instruksi Presiden yang ditandatangani, pupuk dapat langsung disalurkan dari pabrik ke kelompok tani (Gapoktan).

“Ini betul-betul revolusi sektor pertanian, Bapak Presiden. Kemudian program pompanisasi telah meningkatkan produksi padi di Pulau Jawa sebesar 2,8 juta ton di saat krisis El Nino. Alhamdulillah produksi kita meningkat. Menurut data dari BPS, terjadi peningkatan produksi sebesar 52 persen pada Januari, Februari, dan Maret,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya kepada seluruh petani Indonesia. Ia menyebut mereka sebagai pahlawan produksi, dan menegaskan bahwa pemerintahannya akan berdiri bersama mereka untuk membangun masa depan pangan Indonesia.

“Kami bangga mengabdi kepada rakyat. Tidak ada panggilan lebih mulia daripada membela petani. Karena itu, petani harus dimuliakan. Harus makmur. Dan kami akan buktikan itu bersama-sama,” tegas Presiden Prabowo.

Dengan komitmen kuat dan sinergi nasional, Indonesia melangkah mantap menuju swasembada pangan yang berkelanjutan, menjawab tantangan global dengan keberanian dan kerja nyata.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Revolusi Pertanian: Meningkatkan Produktivitas dengan Teknologi Smart Farming

      Revolusi Pertanian: Meningkatkan Produktivitas dengan Teknologi Smart Farming

      • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, sektor pertanian di Indonesia dihadapkan pada berbagai kendala seperti perubahan iklim, degradasi lahan, serta kebutuhan pangan yang terus meningkat. Untuk menghadapi tantangan ini, inovasi dalam teknologi pertanian menjadi sangat penting. Salah satu inovasi yang sedang berkembang pesat adalah teknologi smart farming atau pertanian cerdas. Apa Itu […]

    • Panduan Lengkap Menanam dan Merawat Terong agar Berbuah Lebat

      Panduan Lengkap Menanam dan Merawat Terong agar Berbuah Lebat

      • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
      • account_circle Admin AZ
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Terong dikenal sebagai sayuran serbaguna yang mudah ditanam, bahkan untuk pemula. Tanaman ini tumbuh cepat dan subur di kebun rumah serta mampu menghasilkan panen melimpah jika dirawat dengan tepat. Dikutip dari Southern Living, Kamis (19/2/2026), berikut panduan lengkap menanam hingga merawat tanaman terong agar terus berbuah. Cara Menanam Terong dari Biji Cara paling […]

    • Rahasia Sukses Budidaya Jintan Hitam dan Sejarah Pengobatannya

      Rahasia Sukses Budidaya Jintan Hitam dan Sejarah Pengobatannya

      • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Jintan hitam atau habbatussauda (Nigella sativa) merupakan salah satu rempah yang telah lama dikenal sebagai tanaman obat tradisional. Biji berwarna hitam ini telah digunakan selama ribuan tahun oleh masyarakat di kawasan Asia Selatan, Timur Tengah, hingga Afrika untuk membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan. Selain sebagai bumbu dapur, jintan hitam juga dimanfaatkan dalam bentuk […]

    • Pembibitan Tomat: Teknik dan Panduan Lengkap

      Teknik Pembibitan Tomat: Panduan Lengkap

      • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Pembibitan tomat adalah tahap awal yang sangat penting dalam budidaya tomat. Teknik yang tepat dapat memastikan bibit tomat yang sehat dan kuat, yang pada akhirnya akan menghasilkan tanaman yang produktif. Berikut adalah panduan lengkap teknik pembibitan tomat: 1. Pemilihan Benih Pemilihan benih merupakan langkah pertama yang sangat krusial. Pilihlah benih dari varietas yang […]

    • Bisnis ternak atau budidaya cacing sutra memiliki prospek yang cukup menjanjikan, inilah cara dan langkah yang tepat dalam memulainya.

      Cara Budidaya Cacing Sutra untuk Pemula, Bisa Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan dan Menguntungkan

      • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Cara budidaya cacing sutra yang dijadikan sebagai salah satu jenis pakan ikan tawar yang banyak diminati oleh para peternak ikan. Cacing sutra memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, yaitu protein sebesar 57% dan lemak sebesar 13%. Kandungan nutrisi tersebut sangat dibutuhkan oleh ikan untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu, cacing sutra juga memiliki ukuran yang kecil, […]

    • Tanaman hias bisa cepat mati jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat, ini 10 penyebab tanaman hias ceoat mati.

      10 Penyebab Tanaman Hias Cepat Mati, Ini Pentingnya Perawatan yang Tepat

      • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Penyebab tanaman hias cepat mati. Tren memelihara tanaman hias semakin populer dalam beberapa bulan terakhir. Selain sebagai dekorasi, merawat tanaman hias juga menjadi aktivitas yang menyehatkan untuk mengisi waktu luang. Namun, terkadang tanaman hias bisa cepat mati jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Hal ini sering terjadi terutama pada pemula yang baru merawat tanaman. Banyak […]

    expand_less