Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Didukung 26 Organisasi Kepemudaan, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras Fortifikasi

Didukung 26 Organisasi Kepemudaan, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras Fortifikasi

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Jakarta – Upaya pemerintah membongkar dugaan praktik mafia beras fortifikasi mendapat dukungan kuat dari 26 organisasi kepemudaan nasional. Dalam pertemuan di kediamannya di Kalibata, Jakarta, Minggu (2/8), Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama para pimpinan organisasi kepemudaan sepakat mengawal penuntasan praktik yang dinilai merugikan petani sekaligus merampas hak masyarakat.

Di hadapan para pemuda, Mentan Amran memaparkan capaian sektor pertanian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sekaligus menjelaskan perkembangan penanganan dugaan penyimpangan beras fortifikasi yang saat ini tengah didalami pemerintah.

Mentan menegaskan pengusutan kasus tersebut merupakan arahan langsung Presiden dan akan dituntaskan dalam waktu dekat.

“Hari ini kami bertemu dengan pemuda Indonesia untuk menyampaikan capaian pemerintah dan program-program strategis. Namun yang paling penting, satu sampai dua minggu ke depan kami akan menuntaskan mafia beras. Ini perintah langsung Bapak Presiden,” tegas Mentan Amran.

Mentan mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara menemukan indikasi beras biasa dipasarkan sebagai beras fortifikasi dengan harga mencapai Rp42 ribu per kilogram. Padahal, beras fortifikasi seharusnya mengandung tambahan vitamin dan mineral untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Mentan Amran bersama 26 organisasi kepemudaan nasional. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Menurutnya, praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran perdagangan, tetapi bentuk pengambilan hak masyarakat yang tidak dapat ditoleransi.

“Ini terlalu kejam. Beras biasa dijual sebagai beras fortifikasi sehingga selisih harganya bisa mencapai Rp20 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Ini mengambil hak rakyat dan tidak manusiawi,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Mentan, telah mengambil sampel dari berbagai daerah sebagai bagian dari proses investigasi. Seluruh pelaku yang terbukti melanggar akan dikenai sanksi tegas, baik administratif maupun pidana.

“Kalau terbukti melanggar, izinnya kami cabut. Kalau ada unsur pidana, kami proses hukum. Selama kami dipercaya Presiden memimpin Kementerian Pertanian, tidak ada ruang bagi mafia dan koruptor,” tegasnya.

Komitmen pemerintah tersebut mendapat dukungan penuh dari organisasi-organisasi kepemudaan yang hadir. Mereka menyatakan siap mengawal langkah pemerintah dalam memberantas mafia pangan demi melindungi petani, menjaga hak konsumen, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ketua Umum PP KAMMI Ahmad Jundi Khalifatullah menilai praktik mafia pangan telah merugikan petani sekaligus mengambil hak masyarakat. Karena itu, pihaknya mendukung penuh langkah pemerintah dan berharap seluruh pelaku diproses secara tegas sesuai ketentuan hukum.

Senada, Perwakilan Pemuda Hidayatullah Ali Hanafia menegaskan organisasinya akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar pemberantasan mafia pangan berjalan konsisten dan berpihak kepada rakyat.

Ketua Umum DPP KNPI juga menyatakan generasi muda siap berdiri di belakang pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, seluruh elemen pemuda mendukung langkah Mentan Amran melaporkan dugaan mafia beras fortifikasi dan siap mengawal penuntasannya.

Dukungan serupa disampaikan Perwakilan PMII Mohammad Shofiyullah Cokro yang menilai dialog bersama Mentan membuka pemahaman mengenai tantangan besar di sektor pangan. Ia menegaskan generasi muda siap terlibat dalam perjuangan memberantas mafia yang merugikan bangsa.

Sementara itu, Ketua KOHATI PB HMI Sri Meisista mengapresiasi keterbukaan Mentan Amran dalam membangun komunikasi dengan generasi muda serta menerima berbagai aspirasi terkait pembangunan sektor pertanian.

Ketua Umum PB Pelajar Islam Indonesia (PII) Amsal Alfian juga menegaskan pelajar dan mahasiswa siap menjadi bagian dari gerakan nasional melawan mafia pangan. Menurutnya, seluruh bentuk mafia yang merugikan rakyat harus dituntaskan.

Secara keseluruhan, sebanyak 26 organisasi kepemudaan yang hadir dalam forum tersebut menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah memperkuat tata kelola pangan nasional, melindungi petani, serta menindak tegas setiap praktik mafia yang merugikan masyarakat.

Menutup pertemuan, Mentan Amran memastikan pemerintah tidak akan mundur menghadapi mafia pangan dan berkomitmen menuntaskan seluruh proses hukum terhadap pelaku yang terbukti bersalah.

“Kami bekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi yang akan datang. Selama kami dipercaya Presiden, tidak ada ruang bagi mafia pangan. Kalau melanggar, izinnya dicabut. Kalau ada pidana, diproses hukum. Kami akan tuntaskan,” tegas Mentan Amran.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • suka membuat hidangan ala resto di rumah? Anda bisa menanam sayuran untuk garnish, di rumah. Mudah dan simple.

    4 Garnish Ini Mudah untuk Ditanam Sendiri di Rumah

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Garnish yang mudah ditanam sendiri di rumah. Jika menonton acara TV MasterChef, juri akan selalu menilai garnish dari sebuah hidangan. Garnish bisa dibilang penting untuk hidangan ala resto. Meski begitu, tak ada salahnya jika Anda menghidangkan makanan untuk keluarga di rumah, dengan garnish sebagai pemanisnya. Siapa tahu anak-anak yang biasanya tidak selera makan buah maupun […]

  • Tanaman Refugia

    Tanaman Refugia untuk Mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman

    • calendar_month Sabtu, 10 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Tanaman Refugia merupakan tanaman yang dapat tumbuh di sekitar tanaman yang dibudidayakan. Tanaman ini berpotensi sebagai tempat perlindungan hingga sumber pakan bagi serangga musuh alami, baik itu predator atau pemangsa hingga parasitoid. Tanaman Refugia ini dapat dijadikan sebagai penarik serangga yang menjadi musuh alami organisme pengganggu tanaman atau OPT sebagai sumber nektar maupun polen bagi […]

  • jual kos dekat kampus

    Investasi di MKostel Kencana Loka Kostel Dekat Untirta: Peluang Menguntungkan di Sektor Properti

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Investasi properti selalu menjadi pilihan yang menarik bagi para investor yang ingin menumbuhkan kekayaan dalam jangka panjang. Salah satu peluang investasi yang menjanjikan di sektor properti saat ini adalah investasi di MKostel Kencana Loka Kostel, sebuah kompleks kostel yang terletak sangat strategis dekat dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Serang, Banten. Dengan lokasi yang […]

  • Palem Jari, Tanaman Hias Elegan yang Mudah Dirawat dan Ampuh Bersihkan Udara Rumah

    Palem Jari, Tanaman Hias Elegan yang Mudah Dirawat dan Ampuh Bersihkan Udara Rumah

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Bagi pecinta tanaman hias yang ingin menghadirkan nuansa segar sekaligus elegan di dalam rumah, palem jari atau Rhapis excelsa bisa menjadi pilihan yang tepat. Tanaman dari keluarga Arecaceae ini dikenal karena tampilannya yang unik serta kemampuannya beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan, sehingga cocok untuk pemula. Selain berfungsi sebagai elemen dekoratif, palem jari juga […]

  • Punya Lahan Kosong di Rumah? Lakukan Ini, Tips Sukses Menanam Singkong di Rumah

    Punya Lahan Kosong di Rumah? Lakukan Ini, Tips Sukses Menanam Singkong di Rumah

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Singkong adalah tanaman yang relatif mudah untuk ditanam di rumah, bahkan bagi pemula sekalipun. Singkong, atau cassava, adalah tanaman yang populer untuk ditanam di rumah karena kemudahan dalam perawatannya dan kegunaannya yang serbaguna. Dalam kata pengantar ini, akan dibahas mengenai keunggulan tanaman ini sebagai tanaman yang cocok untuk ditanam di rumah dan berbagai manfaatnya. Sebagai […]

  • Percepatan Tanam Lahan CSR, Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan Nasional

    Percepatan Tanam Lahan CSR, Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Humas Polbangtan Gowa
    • 3Komentar

    wartanionline.com, Gowa – Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan iklim seperti El Nino melalui optimalisasi lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR). Lahan CSR yang sebelumnya tidak produktif dan sempat kembali menjadi kawasan hutan kini ditargetkan mampu berproduksi optimal. Upaya tersebut dilakukan melalui gerakan tanam serentak sebagai […]

expand_less