Belajar dari Jamaika, Sukun Jadi Andalan Ketahanan Pangan Cuaca Ekstrem
- account_circle redaksi
- calendar_month 9 menit yang lalu
- print Cetak

Buah Sukun (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selain memberikan manfaat langsung bagi konsumsi rumah tangga, pengembangan sukun juga memiliki potensi ekonomi yang signifikan bagi masyarakat pedesaan. Dengan pengelolaan yang tepat, sukun dapat menjadi komoditas yang bernilai tambah, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di tingkat lokal saat terjadi kelangkaan pasokan akibat cuaca ekstrem.
Transformasi pola pikir masyarakat untuk kembali melirik potensi pangan lokal merupakan kunci utama dalam menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian iklim. Dukungan terhadap budidaya sukun secara masif di berbagai daerah di Indonesia diharapkan dapat menciptakan ketahanan pangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan mengintegrasikan kearifan lokal dan pemanfaatan sumber daya alam yang tepat, Indonesia dapat meniru keberhasilan Jamaika dalam menjadikan sukun sebagai pilar penting ketahanan pangan. Langkah ini tidak hanya akan membantu masyarakat bertahan di tengah cuaca ekstrem, tetapi juga memperkokoh kedaulatan pangan bangsa dalam jangka panjang.
- Penulis: redaksi





Saat ini belum ada komentar