Harga Cabai Rawit Tembus Rp88 Ribu Akibat Kemarau dan Serangan OPT
- account_circle redaksi
- calendar_month 26 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Melalui program FDP, pemerintah berupaya memangkas rantai distribusi yang panjang agar harga di tingkat konsumen dapat kembali stabil. Langkah ini diharapkan mampu menekan laju kenaikan harga yang saat ini masih berada di angka Rp88.150 per kilogram.
Bapanas juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk memantau kondisi lapangan secara berkala. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kendala di tingkat petani dapat segera diatasi dengan dukungan teknis yang memadai.
Selain cabai rawit merah, PIHPS juga mencatat pergerakan harga pada komoditas pangan lainnya seperti bawang merah, bawang putih, dan berbagai jenis beras. Pemantauan harga secara harian ini menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan strategis terkait ketahanan pangan nasional.
Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan pangan agar masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Upaya stabilisasi ini akan terus dilakukan hingga kondisi pasokan kembali normal dan harga di pasar eceran menunjukkan tren penurunan.
- Penulis: redaksi





Saat ini belum ada komentar