Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Tanaman Pucuk Merah, Inilah Manfaat dan Cara Menanamnya

Tanaman Pucuk Merah, Inilah Manfaat dan Cara Menanamnya

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas cara menanam pucuk merah secara vegetatif yaitu dengan stek.

Inilah langkah-langkah menanam pucuk merah dengan cara stek, yaitu:

  1. Pilihlah tanaman pucuk merah yang sehat dan juga kuat, supaya nanti bisa mendapatkan hasil yang baik.
  2. Potonglah batang pucuk merah dengan ukuran 20 – 25 cm. Untuk bisa mengurangi penguapan, pangkaslah atau hilangkan daun-daun yang terdapat pada batang tersebut yang akan distek. Sisakan juga beberapa daun saja yang ada dipucuknya. Hal ini bertujuan untuk sebagai tolak ukur sehat atau tidaknya tanaman stek kamu. Apabila daunnya layu, maka itu artinya tanaman stek kamu sedang tidak sehat.
  3. Selanjutnya, rendam atau oleskan ujung batang yang telah dipotong tersebut dengan menggunakan cairan perangsang pertumbuhan akar yang bisa kamu beli di toko-toko pertanian.
  4. Kemudian, angin-anginkan batang pucuk merah tersebut sebelum ditanam pada media tanam.
  5. Media tanam yang digunakan bisa berupa polybag yang telah berisi tanah gembur yang dicampur dengan pupuk kandang dan sekam bakar. Tanamlah dengan cara menancapkan batang pucuk merah sedalam lima hingga 10 cm.
  6. Lalu, letakkan tanaman yang telah kamu stek pada tempat yang teduh dan jauhkan dari paparan sinar matahari secara langsung supaya dapat terhindar dari masalah stres pada tanaman.
  7. Rawatlah tanaman yang telah kamu stek tersebut dengan menyiramnya secara rutin. Pastikan juga untuk tidak membuat tanahnya terlalu basah ataupun kering. Jadi, siramlah sesuai kebutuhan tanahnya.
  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • CSA Kementan, Buktikan Produktivitas Petani Cirebon Meningkat

      CSA Kementan, Buktikan Produktivitas Petani Cirebon Meningkat

      • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi, mengatakan tujuan dari SIMURP adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, khususnya yang berada di sekitar daerah irigasi disekitar lokasi SIMURP. Program SIMURP mengajarkan banyak hal kepada petani, khususnya bagaimana melakukan pertanian pintar dalam menghadapi perubahan iklim. Termasuk bagaimana […]

    • Mahasiswa Polbangtan Kementan Jalani PKL dan MTA di Industri RPA

      Mahasiswa Polbangtan Kementan Jalani PKL dan MTA di Industri RPA

      • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
      • account_circle Humas Polbangtan Gowa
      • 0Komentar

      wartanionline.com, Gowa – Mahasiswa Polbangtan Gowa laksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL) dan Magang Tugas Akhir (MTA) oleh mahasiswa Jurusan Peternakan Program Studi D-3 Budidaya Ternak di PT. Ciomas Adisatwa Unit Pemalang, yang berlokasi di Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa serta meningkatkan pemahaman terhadap […]

    • Daun Tanaman Hias Berlubang? Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat

      Daun Tanaman Hias Berlubang? Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat

      • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Melihat daun tanaman hias tiba-tiba berlubang tentu bikin panik. Apalagi jika sebelumnya tanaman tampak sehat dan segar. Lubang kecil hingga besar pada daun bisa menjadi tanda adanya hama, penyakit, atau bahkan kondisi alami tanaman itu sendiri. Mengetahui penyebabnya sejak dini sangat penting agar masalah kecil tidak berubah menjadi kerusakan serius. Berikut beberapa penyebab […]

    • Berikut ini adalah beberapa tips jitu oleh peternak ayam kampung di Kendal untuk memacu pertumbuhan ayam kampung secara alami dan sehat.

      Tips Jitu Memacu Pertumbuhan Ayam Kampung Secara Alami dan Sehat, Tanpa Bahan Kimia

      • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      2. Pakan Selanjutnya, pemberian pakan juga memainkan peran yang sangat penting. Pada usia 0 hingga 1 bulan, anak ayam sebaiknya diberikan pakan pabrikan tanpa campuran apapun untuk memaksimalkan pertumbuhan mereka. Pada usia di atas 1 bulan, pakan pabrikan dapat dicampur dengan air hangat agar pakan lebih lembut dan tidak terlalu keras untuk dimakan oleh ayam. […]

    • Bukti Komitmen Cetak SDM  Unggul, Prodi BTH Polbangtan Kementan Raih Akreditasi “Baik Sekali”

      Bukti Komitmen Cetak SDM Unggul, Prodi BTH Polbangtan Kementan Raih Akreditasi “Baik Sekali”

      • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
      • account_circle Humas Polbangtan Gowa
      • 0Komentar

      wartanionline.com, Gowa – Prestasi membanggakan kembali diraih Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. Program Studi (Prodi) Budidaya Tanaman Hortikultura (BTH) Program Diploma III resmi memperoleh peringkat “Akreditasi Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pencapaian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 6664/SK/BAN-PT/Ak/D3/V/2026. Sertifikat akreditasi berlaku selama lima tahun, mulai 26 […]

    • Sejarah Kementerian Pertanian

      Sejarah Kementerian Pertanian

      • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
      • account_circle redaksi
      • 14Komentar

      Direktur Pertama Departemen Pertanian adalah Dr. Melchior Treub. Pada masa penjajahan Belanda urusan pertanian ditangani oleh Departement van Landbouw (1905), Nijverheid en Handel (1911) dan Departement van Ekonomische Zaken (1934). Sedangkan pada masa pendudukan Jepang, Gunseikanbu Sangyobu yang berperan dalam menangani urusan pertanian. Pasca kemerdekaan Indonesia, tapatnya dua hari setelah proklamasi dibacakan, pada tanggal 19 […]

    expand_less